Pertemuan Akbar 1000 UMKM Sekalimantan Tengah Di Palangka Raya.

Jurnal88.com – Palangka Raya – Temu akbar 1000 UMKM dengan tema, UMKM Bangkit Ekonomi Melejit. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengadakan temu akbar bertempat di aula Kalawa di jalan Cilik Riwut Sabtu, 17/11/2018 yang di adakan oleh Pemprov Kalteng bekerja sama dengan intansi terkait Bank Kalteng di hadiri oleh 1000 peserta lebih dari berbagai daerah yang ada di Kalteng.

Dalam sambutannya Gubernur Kalimantan Tengah H.Sugianto Sabran mengatakan, UMKM Kalteng harus bangkit tidak ada kata terlambat atau tertinggal, ujarnya. Beliau juga memberi motivasi kepada setiap pelaku usaha UMKM untuk selalu berfikir positif usahanya akan maju. Pemprov Kalteng juga sedang mengupayakan pabrik gula di Kalteng yang akan di kelola oleh masyarakat.

Gubernur mengatakan, di Provinsi Kalteng ada dua zona, yaitu zona barat terdiri dari Kabupaten Kobar, Sukamara, Seruyan, Sampit di zona ini terkenal dengan hasil kebun kelapa sawit. Kemudian zona tengah ada Kabupaten Gunung Mas, Palangkaraya, Pulang Pisau, Kapuas , daerah ini banyak menghasilkan beras.

Untuk itu kedepannya jangan lagi tergantung dengan hasil tambang, perkebunan kita harus bisa menghasilkan pelaku usaha, contohnya ini yang saya pakai pembuatan tasbih dan kerajinan tangan lainnya yang mempunyai daya tarik dan nilai jual yang tinggi.

Suami dari Yulistra Ivo Azhari, ini juga mengatakan kepada para peserta bahwasannya saya merasa berdosa karena sejak dua tahun ini telah membiarkan mereka dan tidak pernah bertemu sapa. Untuk itu saya selaku Gubernur berjanji akan membantu sepenuhnya usaha mereka. Juga Pemprov melalui Dinas Koperasi akan memberikan bantuan kepada pengusaha kecil dan menengah di pasar-pasar yang ada di Kalteng.

Saya pribadi menyaksikan dan mendengar sendiri keluhan dari pedagang kecil di pasar Palangkaraya, dapat modal pinjam dari rentenir sebesar satu juta tapi dapatnya Delapan ratus ribu rupiah alasannya untuk administrasi dan tabungan dua ratus ribu, dan bunganya 20%.
Sungguh sangat miris, untuk itu dalam kepemimpinan saya tahun 2021 Kalteng harus bebas dari rentenir kita akan menyalurkan bantuan sepenuhnya, ungkapnya.

Disela sambutannya Gubernur juga memanggil pelaku usaha di antaranya, pengrajin akar ulin, pengrajin ukiran kayu, pengusaha tempe dan tahu, serta pengrajin mebel. Mereka berdialog langsung dengan gubernur dan di tanya berapa modal yang di butuhkan. Mereka menjawab masing-masing modal yang mereka butuhkan. Saat itu juga orang nomor satu di bumi Tambun Bungai ini meresponnya, langsung mengatakan, untuk pelaku usaha akar ulin saya bantu secara pribadi 50 juta, untuk pengrajin ukiran dari kayu juga saya bantu secara pribadi 50 juta. Selanjutnya pengusaha tempe di bantu 60 juta melalui bank Kalteng dan pengrajin mebel di bantu 50 juta dari Koperasi.

Disela dialognya dengan warga Sugianto Sabran berkata sambil bergurau agar bapak -bapak jangan bohong karena nanti kami akan langsung mengecek dan kalo bohong saya tidak akan melaporkan ke Polisi tapi akan saya kutuk bapak miskin tujuh turunan sambil tertawa, ucapnya. (asrori)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *